Jumat, 20 Juli 2018

Review : Dia adalah Dilanku 1991


LOHA!HALO! nih aku kasih babang Dilan lagi buat kalian, aku baik kan?hehe. kalo kalian sudah membaca review buku Dilan : Dia adalah Dilanku Tahun1990, sekarang mari kita lanjutkan bagian keduanya, kalau tidak mau aku tidak peduli :D

DILAN 2 : DIA ADALAH DILANKU TAHUN 1991 [REVIEW]



Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1991
Penulis Pidi Baiq
Jumlah 343 halaman
Penerbit Pastel Books
Tahun Terbit 2015
ISBN: 978-602-7870-99-4

“Aku tidak ingin mengekangmu, Terserah! Bebas kemana engkau pergi! Asal aku ikut” (Pidi Baiq 1972-2098)
Mereka yang sudah resmi berpacaran diatas materai yang sudah ditandatangani, dan sekarang adalah hari-hari dimana mereka akan menjalani kebersamaan dan menjalani masa-masa saat berpacaran.
”Tujuan pacaran adalah untuk putus. Bisa karena menikah, bisa karena berpisah.” (Pidi Baiq 1972-2098)
- Dilan, apa yang mampu ia lakukan pada Milea? Ia selalu membuat hari-hari Milea menjadi berwarna, ia selalu mampu membuat untaian kata yang indah melalui puisi yang ia buat di halaman belakang buku Milea bahkan menyangkut pautkan puisinya yang berhubungan dengan Dilan sebagai anak Fisika dan Milea sebagai anak Biologi.
“Aku ingin sekolah yang memberi tahu lebih banyak tentangmu melalui pendekatan Fisika dan Biologi.” -Dilan
“PR-ku adalah merindukanmu. Lebih kuat dari Matematika. Lebih luas dari Fisika. Lebih kerasa dari Biologi.” -Dilan
Mun ceuk si Wati mah “Aduhhh si Dilan mah edan! Bisaan wae”  haha. Ya begitulah Dilan yang menjalani kisah asmara bersama Milea, dengan cara yang berbeda, dengan perhatian yang berbeda, dengan rayuan yang berbeda tapi istimewa bagi Milea.
Milea yang dengan mudah mengungkap pada Wati (saudaranya Dilan) dan Piyan (teman dekatnya Dilan) bahwa mereka sudah resmi jadian dan Bunda Dilan juga sudah tahu. Hanya Milea belum mengatakan pada Ibunya, hanya saja menurut Milea belum ada waktu yang tepat untuk menceritakannya. Yang terpenting sekarang adalah Milea hanya ingin bersama Dilan, biar pun dunia ini milik siapapum yang berkuasa, mereka tidak peduli karena dunia tetap milik mereka berdua, tidak bisa diganggu gugat.
“Jika aku berkata bahwa aku mencintainya, maka itu adalah suatu pernyataan yang sudah cukup lengkap.”
-Milea
Suatu hari Milea dipertemukan dengan teman masa kecilnya, itu sudah lama dan mereka tahu-tahu dipertemukan di rumah tantenya Milea, dia adalah Yugo. Milea memang sering sekali bermain dengan Yugo pada saat mereka masih kecil, namun Yugo yang harus melanjutkan pendidikannya ke luar negeri, mereka sudah tidak saling tahu mengenai kabar masing-masing.

Berawal dari situlah Yugo menyukai Milea, Milea pun merasakan. Ingin rasanya Milea bilang “Aku sudah punya Dilan, dia pelindungku”. Semenjak dari pertemuan mereka di rumah tantenya Milea, Yugo jadi sering mampir ke rumah Milea, hanya untuk sekedar basa-basi lah, atau mengirimi Milea makanan. Sumpah Milea itu banyak yang mau, beruntung sekali Dilan hehe

Dalam cerita Dilan 1991, Dilan banyak dicemaskan oleh Milea. Milea takut Dilan hilang dari muka bumi ini, ini serius... Dilan juga terancam dikeluarkan oleh sekolah jika ia terus melakukan masalah yang dapat merugikan ia maupun orang lain. Memang saat itu Dilan pernah memukul dan beradu otot dengan Anhar, bukan tanpa alasan Dilan melakukan itu. Penyebabnya karena saat itu Anhar menampar Milea, Milea tidak pernah mengadu dan mengatakan pada siapapun termasuk Dilan. Karena saat itu banyak saksi yang melihat sendiri, dan akhirnya kabar itu sampai di telinga Dilan.
Dari situ Milea jadi takut, Dilan dikeluarkan jika membuat masalah 1 saja, ia pasti langsung di out dari sekolah. Tapi Dilan selalu membuat Milea  agar ia tidak perlu cemas, toh masih banyak sekolah yang mau menerimanya.

Pernah suatu ketika Piyan menelfon pada Lia, katanya Dilan mau melakukan penyerangan, Milea cemas setengah mati, ia takut Dilan dikeluarkan dari sekolah, ia takut ada sesuatu hal yang buruk terjadi pada Dilan, ia takut dan sangat takut melebihi kecemasannya.

Begitu banyak ujian, tantangan dan rintangan yang datang dalam hubungan Dilan dan Milea. Kalian akan dihadapkan pada situasi sebagaimana orang yang berpacaran, menurutku kalian akan mengerti bagaimana sifat Dilan dalam Novel ini, termasuk Lia dan banyak tokoh lainnya. Jujur author kesal sama Dilan di novel ini pokoknya, tapi kagum dengan Lia sedikit. kalian tahu kenapa? Pokoknya kalian akan tahu jika membacanya sendiri. Dilan 1991 ini juga akan menghadirkan banyak keterkaitan geng motornya dengan kehidupan Lia, tidak seperti Novel Dilan 1990 hanya sedikit.
Alur yang dihadirkan cukup santai, seperti menjalani hari-hari biasa dalam kehidupan yang biasa dijalani namun dibagian part menuju akhir Alur yang dihadirkan cepat. Tokoh yang dihadirkan pun, hanya ditambah beberapa dan selebihnya kalian pasti akan kenal dengan tokoh yang sering diceritakan di Novel Dilan 1990.

Secara keseluruhan Author tetap suka dengan karya : PidiBaiq. Dari mulai awal, pembaca akan kebaperan dengan sosok Dilan, hingga semakin part berlanjut semakin sakit perut karena kebaperan haha sampai pada endingnya, yang Author yakin kalian akan sangat merasa kasihan dengan Milea. Penasaran? Ayo baca ceritanya segera J
Ada satu hal yang ingin diucapkan dari Dilan :

“Senakal-nakalnya anak geng motor, Lia, mereka shalat pada waktu ujian praktek agama” -Dilan
Ada-ada saja Dilan! Salam hangat dari Dilan J


Terimakasih bagi kalian yang sudah membaca reviewnya mudah-mudahan tergerak juga untuk ikut membaca bukunya. Untuk minggu besok author akan mengusahakan untuk mereview “Suara dari Dilan” tapi sebelumnya kalian harus membaca review Dilan : Dia adalah Dilanku 1990 & Dilan : Dia adalah Dilanku 1991. Okey Sampai Jumpa! Komentar dan saran kalian sangat author harapkan.



Rabu, 18 Juli 2018

Review : Dia adalah Dilanku 1990


Hey! Siapa yang tidak tahu Dilan? Filmnya pun sudah tayang, tapi ko baru baca bukunya sekarang? Hehe.. kapanpun buku itu dibaca, siapapun pembacanya, pokoknya aku tidak peduli! Yang aku pedulikan adalah kisah Dilan di tahun 1990, penasaran sama reviewnya? Ayo baca!

DILAN : DIA ADALAH DILANKU TAHUN 1990 [REVIEW]



Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990
Penulis Pidi Baiq
Jumlah 348 halaman
Penerbit Mizan Group
Tahun Terbit 2015
ISBN: 978-602-7870-86-4

“Cinta itu indah, jika bagimu tidak, mungkin kamu salah milih pasangan” (Pidi Baiq 1972-2098)

Untuk Pidi Baiq ada pesan : kau sangat baik, karyamu indah dan nyata, ini semua adalah bentuk apresiasi ku untuk karyamu dan kisah yang kau ceritakan mengenai Dilan dan Milea Adnan Hussain di tahun 1990, mari kita bernostalgia dengan masa saat SMA ..

Saat SMA di Bandung Tahun 1990, Dilan hadir secara tiba-tiba dalam hidupnya Milea Adnan Hussain. Dilan berprofesi sebagai peramal. Ya peramal Milea tentunya, karena ia datang dan berkenalan dengan Milea melalui ramalannya bahwa mereka akan bertemu dikantin.
Jika kubilang itu konyol, maka aku nyatakan ya!

Milea yang biasa dipanggil Lia adalah murid SMA pindahan dari Jakarta, karena ayahnya yang harus dinas di Bandung, maka terpaksa Lia harus pindah sekolah ke Bandung. Kau tahu? Ayah Milea berprofesi sebagai Tentara, jadi jika Dilan sangat mengganggu Milea, ayah Milea akan serta merta untuk menembaknya haha. Tapi sayang sekali karena Ayah Dilan memiliki profesi yang sama dengan Ayahnya Milea.

Kau juga harus tahu selain Dilan menjadi peramal, ia juga sebagai Panglima Tempur di salah satu geng motor Bandung. Jika bagi kalian Dilan adalah penjahat, maka bagi Lia dia adalah Malaikat, yang mampu menjaganya dari ancaman dunia.

“Milea Jangan pernah bilang ke aku ada yang menyakitimu.. nanti besoknya, orang itu akan hilang.” (Dilan 1990)

Sebelumnya Milea tidak mengenal siapa Dilan? Berawal dari cerita teman-temannya, akhirnya ia tahu siapa Dilan Sang Peramal itu. Kau juga harus tahu bahwa Milea dalam buku ini digambarkan sebagai sosok yang cantik, siapa pria yang tidak mau dengannya? Kang Adi mau, Beni mau, Dilan mau, mang angkot juga mau hehe..

Milea adalah mojangnya Bandung, bukan hanya Dilan yang menyukainya, tapi banyak. Dilan Sang Peramal pun tau siapa orangnya, yang jelas semua orang akan gugur, kecuali Dia katanya.

Oh iya aku ceritakan sedikit siapa si Beni itu. Dia adalah Pacarnya Milea dari Jakarta. Milea mencintainya, Beni juga. Tapi kau harus tahu bagaimana sifat aslinya, ia sangat pencemburu. Hal kecil oleh Beni bisa sangat menjadi hal yang besar baginya.

Lalu Kang Adi, aku ceritakan ia adalah Guru Privat Lia dan adiknya yaitu Airin, dari fakultas ITB yang hobbynya mengisahkan tentang pengetahuan dan novel yang sering ia baca. Typikal serius, jarang becanda, sukanya deketin Lia.

Dan Dilan? Ia adalah anggota dari geng motor Bandung, menyebalkan, puitis, nakal dan pengisi kekosongan hati Lia.
Dilan pernah bilang begini :

“Milea kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja.” (Dilan 1990)

Di kisah Novel Dilan Tahun 1990 ini sudut pandang yang dipakai adalah Milea yang menceritakan Dilan pada masa itu yang melakukan masa pendekatan pada Lia, pembaca akan membawa perasaan mereka terhanyut oleh sikap Dilan pada Milea bagaimana ia memperlakukan Milea dengan sangat berbeda dengan manusia pada umumnya haha.

Awalnya Milea tidak mengenal Dilan, namun Dilan yang terus melakukan pendekatan pada Lia, akhirnya Lia tahu siapa Dilan, siapa Ayahnya, siapa Ibunya dan siapa Tuhannya.

Dilan adalah manusia yang berbeda dari manusia pada umumnya, haha..  Coba bayangkan dia mengirim kado Ultah pada Lia hanya sebuah TTS, okeh kalian bisa beli TTS di toko buku manapun, atau di tukang aksesoris sekalipun, tapi kalian tahu apa istimewanya? Dilan selalu bisa mengistimewakan Lia dalam segala hal, karena TTS yang ia berikan pada Lia sudah diisi semua olehnya. Kata Dilan, ia tidak mau Lia pusing harus mengisinya haha.. sungguh ide yang berbeda dari yang paling beda sekalipun, belum pernah terpikirkan.

Bagi Dilan, Cinta Sejati itu adalah kepercayaan, kenyamanan dan dukungan. Jika kau tidak setuju, aku tidak peduli (Dilan 1990)

Yang author suka dari karakter Dilan adalah bukan karena puitisnya, bukan karena rayuannya, bukan pula karena ia anak geng motor, namun Dilan adalah sosok yang pemberani, dan tidak pernah merasa sok jagoan meskipun ia anggota geng motor, Dilan berani menentang selama ia merasa tidak bersalah, selama ia merasa masih berada dalam jalan yang benar ia akan membela dirinya.


By the way, ya walaupun novel ini sudah tidak asing dan pasti kalian sudah tahu bagaimana alur ceritanya terutama film Dilan yang baru saja booming, tapi author hanya berniat mengapresiasi Karya : Pidi Baiq dengan cara mereviewnya, semoga kalian yang belum membaca novel dan hanya baru menonton filmnya, bisa ikut tergerak untuk membaca, bagaimana cerita lengkapnya.

Terimakasih bagi kalian yang sudah membaca reviewnya mudah-mudahan tergerak juga untuk ikut membaca. Komentar dan saran kalian sangat author harapkan.

Aku persembahkan Milea dulu untukmu, Dilan nanti di review yang ke-2 ya..
- Kamus Pena -

Rabu, 20 Juni 2018

Review : Cerita Cinta Berlapis Legenda


Halo! Sobat Pena! Kali ini author akan mereview sebuah buku yang menceritakan sebuah kisah cinta yang berlapis legenda. Penasaran? Yuk langsung aja


ALL YOU NEED IS LOVE
Oleh Fakhrisina Amalia
Penerbit  PT Gramedia Pustaka Utama,
di tahun 2015
Desain sampul oleh Orkha Creative
ISBN: 978 – 602 – 03 – 1803 – 5
240 hlm.; 20 cm

Blurb
Ketika hubungannya dengan Aiden berakhir, tanpa pikir panjang Katrina mengiyakan ajakan mamanya untuk terbang ke kampung halaman mereka di Skotlandia. Di negara yang indah itu Katrina berharap bisa melupakan kesedihannya.

Untuk pertama kali Katrina bertemu dengan keluarga besarnya. Ia mempunyai sepupu jauh yang tampan bernama Mac. Namun, entah kenapa Istas- kakak perempuan Mac-memusuhinya, tanpa Katrina tahu dimana letak kesalahannya. Tapi itu tidak menghentikan Katrina untuk semakin dekat dengan Mac.

Dan ternyata Skotlandia menyimpan misteri masa lalu yang tidak terduga. Tidak hanya indah, ada rahasia tersembunyi tentang Katrina di negara itu, juga tentang cerita cinta berlapis kota legenda.

Review

-          karena tanpa cinta, tidak akan ada lagi yang tersisa    -
Begitulah hubungan Aiden dan Katrina harus kandas begitu saja, mereka yang sudah menjalani hubungan pacaran dengan sangat bahagia tiba-tiba dikejutkan dengan berita bahwa Aiden harus meneruskan kuliahnya ke luar negeri untuk menjalankan beasiswanya. Katrina yang mengambil keputusan secara sepihak, ia tidak bisa meneruskan hubungan ini melalui hubungan jarak jauhnya itu, ia selalu berpikir bahwa hubungan jarak jauh tidak akan pernah berhasil.

Katrina memutuskan untuk pergi dan menerima ajakan mamanya ke Skotlandia, bukan untuk berlibur namun menjenguk granma (nenek) nya yang sedang sakit. Jujur saja Katrina baru pertama kali diajak mamanya ke Skotlandia untuk bertemu nenek, biasanya mama selalu tidak membolehkan Katrina untuk ikut dengannya, dengan berbagai macam alasan.

Sampai di Skotlandia, Katrina tidak menyangka ternyata ia mempunyai sepupu yang sangat tampan, jika sahabatnya tahu ia pasti iri dengan Katrina. Namanya Mac. Mac adalah orang yang sangat ramah dan baik, ia banyak mengisahkan sesuatu kepada Katrina terutama tentang tempat – tempat yang indah yang ada di Skotlandia.

Seluruh keluarga Granma menyambut dengan baik kedatangan mereka, kecuali – Istas, ia menatap tajam ke arah Katrina dan kedua orang tuanya, Istas (Kakak Perempuan Mac) benci kepada mereka dan mengatakan bahwa mereka bukan bagian keluarga ini dan Katrina hanyalah sepupu tiri. Hanya Istas yang mengatakan seperti itu, tidak dengan yang lain.

Dibalik kebencian Istas, terdapat silisilah keluarga yang tidak Katrina ketahui tentang dirinya mengenai sejarah keluarga mereka. Hingga Katrina dengan tidak sengaja menemukan sebuah peti dibawah tempat tidurnya, ia menemukan sebuah lukisan yang sangat indah, tempat yang dialiri dengan air terjun dan pemandangan yang masih sangat alami, dimana dilukisan tersebut tertulis kata –Doon. Entah identitas itu sangat tidak jelas, mengapa lukisan seindah itu harus berada dibawah tempat tidurnya.

Katrina pun bercerita kepada Mac tentang sebuah penemuannya mengenai lukisan itu dan Mac menerka bahwa lukisan itu seperti memiliki sepasang lagi, karena ka –Doon, seolah menunjukkan ada kalimat lain sebelumnya. Mac mengatakan seperti sebuah tempat atau inisial orang yang melukis lukisan tersebut.

Jalan kebingungan Katrina terbuka luas ketika Granma menceritakan mengenai dirinya kepada Katrina. Dalam cerita tersebut Granma mengatakan ia adalah seorang bangsawan, Katrina sangat terkejut, berarti dalam dirinya terdapat sedikitnya darah bangsawan, suatu ketika Granma dijodohkan oleh kedua orang tuanya kepada Granpa. Nama Granma adalah Granny ia adalah anak seorang konglomerat yang dijodohkan dengan Pangeran Cayden yaitu Granpa, dalam perjodohan itu Granny tidak mempermasalahkan perjodohannya, ia pasti akan senang, namun dalam hatinya ia tidak menemukan sebuah cinta dan rasa yang ia inginkan saat bersama Cayden.

Dalam suatu hari menjelang pernikahannya ia menyempatkan diri untuk berlibur, Granny ingin menghirup udara segar sebelum menjelang pernikahannya. Ia memilih untuk pergi ke hutan, dalam perjalanan menuju hutan semakin langkah nya menjauh ia lupa kearah mana ia harus pulang, hingga Granny menemukan sebuah titik cahaya yang menyilaukan dan Granny menghampiri arah cahaya itu ada. Sungguh luar biasa Granny menemukan sebuah surga tersembunyi didalam hutan itu, tertulis sebuah papan yang menunjukkan nama tempat itu tertulis “BRIGADOON”
Tempat yang indah yang dialiri air terjun dan jembatan yang indah, Granny pun merasa terhanyut untuk memasuki tempat tersebut, hingga ia bertemu dengan Kyle, seorang pemuda tampan yang menyukai Granny diawal pertemuannya, begitupun dengan Granny.

Hingga tiba disuatu sore Kyle yang mengajak Granny menuju rumahnya, entah apa yang mendorong Kyle tiba-tiba mencium Granny dan Granny memasrahkan segalanya akan perlakuan Kyle. Hari yang sangat membuat Granny sangat senang, namun Kyle tiba-tiba harus mengatakan bahwa ia terpaksa harus berpisah dengan Granny. Dan Kyle hanya memberi sebuah lukisan kepada Granny, dimana lukisan itu terdapat 2 pasang, dimana satu pasangnya ia berikan kepada Granny. Kyle berjanji ia akan kembali.

Secara singkatnya bahwa Katrina adalah cucu dari Granny dan Kyle, itu mengapa Katrina dan ibunya memiliki mata berwarna abu yang berbeda dengan keluarga Granny yang lainnya, sehingga Istas tidak menerima keberadaan Katrina.

Masih panjang bagaimana kelanjutan dari ceritanya, selebihnya kalian harus baca sendiri ya.. hehe
Cerita “All You Need Is Love” ini punya ide cerita yang bagus menurut aku, biasanya cerita cinta itu hanya berkisah mengenai romansa dan kata-kata romantis yang terlontar. Tapi cerita ini mengisahkan sebuah pengalaman cinta Katrina saat di Indonesia dan Skotlandia sekaligus sejarah dimana ia berasal. Keren pokoknya, alur yang dibuat memang banyak mengisahkan Flashbacknya terutama saat Granny yang menceritakan saat ia masih remaja, dan gambaran yang muncul dalam Flashback Granny itu seperti cerita sebuah kerajaan, dimana Granny sebagai gadis kerajaan yang sangat di puja oleh laki-laki. Siapa yang tidak mau dengan Granny?. Dan Flashback mengenai masa saat PDKT pertama Katrina dengan Aiden, anti mainstrem banget pokoknya, penasaran? Mesti baca pokoknya.

Kalo Author pribadi sih suka dengan tokoh Mac, penggambarannya itu ia bule, tampan (banget malah) haha padahal cuma bayangan doang, terus penyayang dan pengertian. Paling bapernya itu ketika Mac yang suka tiba-tiba ada dikamar Katrina, ketika Katrina sedang sakit, pokoknya Author setujunya Katrina sama Mac hehe, dan fakta yang Author baru tahu adalah kota “BRIGADOON” sebagai tempat utama dalam cerita ini, sebuah kota legenda dari Skotlandia yang hadir setiap 100 tahun sekali atau 1 abad sekali, konon kota itu menghilang karena terdapat sebuah perjanjian tuhan dengan rakyat kota tersebut, supaya kota itu terjaga akan kelestarian alamnya, maka dari itu mengapa “BRIGADOON” dihadirkan 1 abad sekali. Dan ketika kota itu menghilang, konon rakyat “BRIGADOON” sedang tertidur selama 100 tahun.

Dari sosok Granny terdapat sebuah pelajaran yang ditujukan kepada Katrina, ia mengatakan :
Jarak bukan apa-apa, Kat. Bahkan dalam perpisahan yang abadi saja, cinta bisa hidup dan tumbuh selamanya” bahwa tidak semua hubungan jarak jauh tidak akan berhasil, mana kita tahu jika kita tidak mencobanya.

Granny pun belajar itu semua dari Cayden (Granpa), bahwa ia selalu tulus mencintai Granny, walaupun saat Granny sudah melakukan pengkhianatan, Granpa tetap menerima. Salut pokoknya.

Secara keseluruhan cerita ini memang lebih banyak menceritakan mengenai asal usul keluarga Katrina, dibanding dengan kisah asmaranya, tapi buku ini rekomended banget buat young adult. Dijamin gak akan nyesel baca buku ini.

Thank you so muchh, bagi kalian yang sudah membaca reviewnya mudah-mudahan tergerak juga untuk ikut membaca. Komentar dan saran kalian sangat author harapkan.



Jumat, 01 Juni 2018

Review : Burn Baby Burn - cokelatkacang

Review : Burn Baby Burn - cokelatkacang


Penulis : Christian Simamora
Penerbit : Roro Raya Sejahtera (TWIGORA)
ISBN : 978-602-61138-9-4
Halaman : 448 hlm
Designer Cover : Dwi Anissa Anindhika
Cetakan Pertama : Desember 2017
Blurb
Daripada menyatakan cinta,
aku lebih nyaman berbohong seperti ini padamu :
“Kau adalah orang pertama yang aku cintai dengan sepenuh hati,
meskipun aku tahu kau bukan milikku.
Meskipun kau memilih orang lain yang kau rasa
lebih pantas berada disisimu.
Aku mengerti. Aku benar-benar mengerti.
Namun, aku juga ingin kau tahu, selamanya kau adalah
satu diantara sejuta.
Kau istimewa, terbaik diantara yang terbaik.
Jadi kalau hanya teman posisi yang tersedia untuk saat ini,
dengan senang hati aku menwarkan diriku.
Aku cukup puas berada sedekat ini denganmu,
meskipun tahu tak akan pernah jadi cinta sebenarmu
Tak apa. Benar-benar tak apa.”

Sebuah novel tentang KY + GIA –

Giandra Audrissa Yasmin yang kerap di panggil Gia adalah seorang introvert, ia menghabiskan hidupnya selama beberapa tahun belakangan ini di kamarnya sebagai seorang penerjemah novel freelance dan penulis novel di wattpad dengan nama Coklat Kacang, sebelumnya ia sempat bekerja di sebuah perusahaan penerbitan sebagai editor akuisisi, ia resign dari tempat kerjanya itu bukan karena bermasalah – cinta banget malah, semua karena bosnya yang selalu menekan kepada bawahannya untuk mengikuti standard kerjanya, sampai Gia merasa harus angkat tangan karena tidak menyanggupi kemauan bosnya itu yang tidak sesuai kemampuan bawahannya.

Gia yang tidak pernah dan jarang berkomunikasi dengan orang lain terkecuali kakaknya dan anak kakaknya sekaligus keponakannya yang Gia sayangi. Berbeda dengan adik kakak pada umumnya. Cass sebagai kakaknya selalu menghancurkan mood Gia, nada bicaranya itu sangat sarkastis. Gia tidak pernah mau berbicara dengan kakaknya itu, karena Cass selalu membahas pertanyaan “kapan kamu nikah?” “pasangan kamu mana?” hingga berujung pada sebuah perjodohan tentulah Gia menolak. Cassandra Oliviera Yasmin memiliki kepribadian yang jauh berbeda dengan adiknya itu, ia fashionable dan senang bergaul di dunia luar. Untungnya anak Cass tidak memiliki sifat seperti kakaknya yang selalu bernada nyinyir pada Gia, Gadis sangat akrab dengan Gia bahkan seperti adik-kakak yang seharusnya. Gadis selalu mensupport apapun yang Auntie nya lakukan.

Semenjak Gia bertemu dengan pemilik The Roux Restourant yaitu Chef Kyrian LeRoux, hidupnya mulai berubah ia jadi sering berkomunikasi dengan Ky, yang tadinya hanya sekedar mampir untuk mencicipi makanan kesukaannya di restourant tersebut, mereka menambah setiap kedekatannya dengan sering jalan berdua. Hal ini membuat Gi dari awal merasa bahwa ia sudah menaruh hati pada Ky, umur Gi yang sudah cukup terbilang dewasa yaitu 35 tahun, selama ini ia tidak mempermasalahkan kesendiriannya itu, namun bertemu dengan Ky membuat Gia terkadang harus mengambil langkah untuk merebut perhatiannya. Gadis adalah orang No. 1 yang sangat mendukung Auntie-Nya untuk bisa menjalin hubungan lebih dari seorang teman dengan Ky, mulai dari sering nge-make over dandanan Auntie-Nya sampai nge-stalk Ky dengan akun Instagram milik Gadis yang dibuat dengan nama samaran.

Tidak lama setelah itu Ky yang tiba-tiba bertemu dengan seorang wanita di club, ia menaruh hati pada Shanti yang berprofesi sebagai beauty blogger dengan gaya fashionable-Nya. Siapa Pria yang menolak padanya, tidak tertebak tenyata pertemuan singkatnya itu membuat mereka menjalin hubungan sebagai pacar.

Jujur ini adalah buku Bang Inno pertama yang aku baca, jadi penilaian aku saat ini belum bisa membandingkan dengan buku terbitan Bang Inno yang sebelumnya, overall aku suka jalan ceritanya yang sangat detail banget dengan banyak istilah-istilah inggris, sampe-sampe aku juga harus buka kamus hehe.. tapi sumpah deh dengan dengan baca buku ini tuh kita banyak tahu lagu – lagu di-era 80-an terus juga masakan-makasan Korea dan masakan asing lainnya.

Yang aku kagum adalah karakter tokoh-tokoh yang dibuat dengan profesi yang semenarik mungkin dan pastinya sukses. Mulai dari Ky yang menjadi pengusaha Restourant The Roux, yang merintis usahanya dari nol. Lalu ada Gi yang sangat mencintai profesinya sebagai penerjemah novel karena itulah passion-nya dan Shanti yang menjadi beauty blogger dan menjadi sponsor salah satu brand kosmetik terkenal tentunya itu tidak mudah begitu saja dalam mencapai kesuksesannya.
So, ini bisa menjadi motivasi kita untuk menjalankan pekerjaan sesuai passion itu sangat mengasyikan dan siapa bilang tidak bisa, pasti bisa.

Burn Baby Burn- apa sih sebenarnya? Okeh cerita ini memang direkomendasikan untuk usia 18+, dan memang menurut review yang pernah aku baca Bang Inno sering sekali menyajikan adegan 18+, tapi dicerita Burn Baby Burn kali ini berbeda dengan versi yang lainnya. Dan betul saat author telah membaca cerita tersebut tidak ada cerita yang secara langsung menceritakan adegan mesum. Hanya ada beberapa pikiran Gia yang membuat pembaca kesal pastinya. Penasaran? Makanya baca hehe.

Pokoknya baca buku ini tuh kayak ngunyah nano-nano, jadi rupa-rupa rasanya haha. Kesal ia banget malah, Cass itu selalu membuat mood Gia rusak, tapi Gadis anaknya Cass untungnya sangat baik pada Gia dan Ky yang greget banget gak pekaan, kalo Gia emang tertarik sama Ky. Gia yang harus berjuang mulai dari mengubah penampilan dan segala rupanya sampai Gia juga yang harus menerima penderitaan, karena Ky lebih memilih orang lain. Dan memang sebetulnya cerita ini sangat sederhana, hanya terkadang kita dibuat kagum oleh karakter tokohnya. Cerita ini juga dibuat seolah-olah Gia berada dalam kehidupan yang nyata, sedangkan kehidupan fantasinya ia tuangkan dalam wattpad. Jadi kesimpulannya ada cerita diatas cerita.

Gia di novel ini, martabak manis favoritnya adalah rasa cokelat kismis-

So, cerita ini rekomended banget untuk 18+. Thank you so muchh, bagi kalian yang sudah membaca reviewnya mudah-mudahan tergerak juga untuk ikut membaca. Komentar dan saran kalian sangat author harapkan.


Jumat, 13 April 2018

Lost (Pencarian Di Bulan Agustus) #BookReview


HAI HALO!! Sobat Penaku, setelah sekian lama author menjalankan Ujian Nasional akhirnya author kembali lagi nih dengan membawa setumpuk buku, tapi yang author bahas cuma satu nih yaitu novel karya 2 orang yang keren banget .Yuk simak reviewnya :)

Via IPusnas

Judul  : Lost – Pencarian Di Bulan Agustus
Karya : Rizal Affif & Nia Janiar
Penerbit : PT Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta
Desainer Cover : Dyndha Hanjani P. & Ivana PD
Penata isi : Putri Widia Novita
No ISBN : 978-602-375-209-6
Diterbitkan : Oktober 2015
Jumlah Hal : 140


“ 30 Agustus diperingati sebagai hari untuk mengenang orang-orang yang dihilangkan secara paksa”




Sinopsis #LOST
Adrian, sang fotografer, hanyalah pengagum rahasia. Aruna, sang ibu rumah tangga, tak pernah pergi jauh dari rumah.
Namun, saat orang yang mereka cintai hilang begitu saja dari kehidupan mereka, mereka menolak tinggal diam.
Keputusan membawa mereka meninggalkan dunia nyaman mereka, menantang bahaya, menjelajah ruang dan kenangan masa silam.


Review Book #LOST_

Kalo dilihat dari covernya sih yang terbayang oleh author seperti pakaian seorang perempuan yang berada didaerah pegunungan ala hawa dingin-dingin gimana gitu, kalo menurut kalian seperti apa? Bisa comment dibawah ya :)

Dalam pengemasan cerita Lost ini kalian akan menemukan 2 cerita yang berbeda dengan kejadian yang sama yaitu kehilangan. Alur dalam cerita ini sangatlah mudah ditebak dan sederhana, namun pembawaan dari cerita ini yang membuat alur sederhana menjadi tidak nampak namun justru semakin membuat penasaran. Entah ide dari mana novel ini bisa dibuat dengan memuat isi novelnya terbagi menjadi 2, itulah kenapa didalam novel ini terdapat 2 penulis sekaligus dalam satu novel yaitu Rizal Affif dan Nia Janiar dan inilah yang membuat novel Lost berbeda dengan yang lain.

Untuk cerita pertama yaitu karangan Rizal Affif dimana ide yang terlintas adalah mengenai kecintaan terhadap alam, terutama gunung. Dalam penceritaannya sangatlah menyenangkan kita bisa mengetahui berbagai ketinggian gunung dan betapa indahnya kita jika berada diatas gunung, seolah pembawaannya itu mengajak kita untuk ikut dan merasakan sensasinya. Semua ini berawal dari Adrian yang menyukai gunung tapi tak memiliki niatan sama sekali untuk mendaki gunung, ini membuat saya seperti membayangkan film 5 cm di pendakian gunung semeru. Adrian adalah pribadi yang tidak banyak bicara dan sangat menyukai kesendirian. Ia bukan lah pribadi yang banyak disukai oleh orang lain, namun kedatangan seorang gadis yang menghampirinya tiba-tiba membuat jalan hidupnya seolah berubah dengan drastis. Mereka seperti seolah-olah ditakdirkan untuk bertemu dan memiliki hobby yang sama yaitu menyukai gunung.

Perbedaanya gadis itu menyukai gunung dengan cara mendakinya namun Adrian menyukai gunung dengan hanya memandanginya dan memotret lewat lensa kameranya. Namun pandangan gadis itu adalah kita tidak bisa merasakan keindahannya jika kita tidak mecobanya, Adrian yang awalnya sangat enggan akhirnya mau untuk diajak hiking bersama gadis itu.

Semenjak dari pendakian Adrian memendam sebuah rasa terhadap gadis itu, namun saat perasaan itu timbul seperti ruang yang seolah tertutup begitu saja, gadis itu yang selama ini membuat hidupnya berubah kini telah bersama laki-laki lain. Adrian mulai menghindarinya dan bersikap seolah tidak terjadi apa-apa. Sungguh bukan rasa yang mudah dilaluinya. Hingga pernikahan gadis itu menjelang bersama seorang laki-laki yang ia kenal, membuat ia harus menghindari namun gadis itu tetap bersikeras untuk membuat hati Adrian luluh dan mau menemuinya d ihari pernikahannya.

Sudut pandang yang diceritakan dalam cerita ini hanya berbentuk sebuah narasi dengan tidak memuat sebuah dialog. Tapi tetap saja kisah pendakian dan fotografer ini punya karakter yang oke pastinya.

Sementara untuk cerita kedua yaitu karangan Nia Janiar mengisahkan seorang ibu rumah tangga bernama Aruna menikah dengan seorang reporter yang bernama Cakra. Hubungan mereka tidak disetujui oleh ayah dari Aruna karena menurut pendapat ayahnya Cakra tidak pantas untuk anaknya. Namun Aruna tetap ingin menikah dengan Cakra. Karena pekerjaan suaminya yang bisa dikatakan menimbulkan resiko yang tinggi dengan meliput dan membuat sebuah berita yang kapan saja bisa dicari sebagai orang yang telah membuat orang jahat bisa masuk penjara karena beritanya. Bukan tidak mungkin hidupnya terancam hingga tiba sebuah kabar yang membuat Aruna frustasi. Cakra hilang saat sedang menjalankan pekerjaannya. Ia mulai mencari info dan mencari keberadaan Cakra.

Dalam pembawaan cerita ini tokoh Cakra sangatlah memiliki karakter dan pemikiran yang bagus menurut Author yaitu dia tidak ingin bekerja disebuah ruang yang membuat ia diam dan tidak memiliki tindakan sedangkan diluar sana terdapat sebuah masalah yang bisa kapan saja mengancam.

Dalam cerita ini juga kita diajarkan untuk menjalankan sebuah pekerjaan berdasarkan kesenangan dan passion kita, bukan didasarkan pada anggapan orang lain akan pekerjaan apa yang kita lakukan, asalkan baik dan bermanfaat bagi banyak orang.

Pribadi author sendiri sangat menyukai kedua cerita dalam 1 novel tersebut karena kita harus mencoba mengikhlaskan sesuatu yang memang ditakdirkan untuk dihilangkan walaupun memang terasa sulit, tapi percayalah setiap yang hilang akan tergantikan oleh sesuatu yang baik dan tak terduga.


Jadi, cerita ini rekomended banget buat kalian para remaja maupun dewasa. It’s ok!

Thank you so muchh, bagi kalian yang sudah membaca reviewnya mudah-mudahan tergerak juga untuk ikut membaca. Komentar dan saran kalian sangat author harapkan :)





Selasa, 27 Maret 2018

Leader's Comfort Zone #ReviewBook


Hai! Hai! Hai! Siapapun kalian yang sedang membaca blog ini, author  ucapkan terima kasih masih stay tune di blog author yang tiada penghuninya ini hehe... beberapa bulan yang lalu author harus vacum dulu dari berbagai kegiatan terutama menulis, dikarenakan author harus fokus untuk USBN, dan sekarang author akan menyempatkan waktu untuk sedikit membagikan review buku untuk kalian. Yukk simak...
#WRITEINMARCH18


Via IPusnas

Leader’s Comfort Zone
Ditulis oleh Bobby Sajutie
Diterbitkan Pertama Kali oleh :
Penerbit PT Elex Media Kompatindo
Kelompok Gramedia – Jakarta
Anggota IKAPI, Jakarta
ISBN : 978-602-02-2731-3

Apa nih yang terlintas dibenak kalian tentang Leader’s Comfort Zone? Menegangkan kah? Atau justru Menarik kah? Atau malah membuat kalian suntuk?

Bagi kalian para kaula muda khususnya wajib bin jabal deh buat baca ini buku. Buku ini akan memberikan pencerahan kepada kalian untuk mengenal zona nyaman pada umumnya dengan zona nyaman para pemimpin.

Author mengajak kalian untuk membaca buku ini karena sebagai generasi muda kitalah yang akan menjadi penerus bakal calon pemimpin muda yang sukses. Hebat gak tuh? Berbicara mengenai kepemimpinan dalam buku ini sangat jeli dalam penyajian yang disampaikan untuk menggugah semangat dan bangkit dari keterpurukan.

Dari buku ini kita akan belajar menjadi seorang pemimpin itu bukan saja ketika harus ditugaskan menjadi manajer atau pimpinan perusahaan, tapi kita juga bisa memimpin yaitu memimpin diri kita sendiri. Banyak para pemimpin perusahaan yang tidak lazim dalam menggerakkan anggota atau bahawannya disebabkan karena mereka hanya bisa memberi perintah kepada orang lain tanpa ada rasa untuk bisa memimpin dirinya sendiri. Sehingga berakibat buruk pada perusahaan yang dipimpinnya.

Lalu apa itu zona nyaman? Zona atau batasan dimana kita sangat senang berada di sebuah lingkup yang sedang kita pijak. Akan kah kita terus-terusan dalam posisi tersebut tidak ingin merubah ataupun menjalani jalan yang lika-liku penuh dengan tantangan dan rintangan? Pernahkah terlintas dalam benak kalian?

Selama ini kita selalu berada dizona nyaman pada umumnya. Kita harus mencoba melangkah dalam zona nyaman para pemimpin, yaitu keluar dari zona nyaman kita dan bertindak untuk meraih kesuksesan kita.

Untuk mencapai zona nyaman pemimpin kita harus melewati beberapa tahap dari sebuah kata “COMFORT ZONE” disanalah kita akan menemukan arah dan tujuan kita kemana. Melalui buku ini yang diceritakan berdasarkan kisah dari bobbie sajutie yang menjadi seorang pengusaha yang kemudian harus bangkrut karena sebuah tantangan hingga ia hampir saja ingin mengakhiri hidupnya, namun ia berfikir jika ia melakukan hal itu , ia merasa adalah orang teregois dalam hidupnya. Mengakhiri hidupnya begitu saja bukanlah hal terbaik yang ia lakukan, hal yang harus dilakukannya ketika itu tidak menyerah dengan keadaan, ia yakin ia mempunyai skill, ia terus menawarkan kemampuannya pada sebuah perusahaan dan akhirnya ia sering dipanggil untuk menjadi pengisi disebuah acara motivator dalam universitas ataupun acara umum lainnya. Semua ini ia lakukan untuk hidupnya dan bisa mengendalikan dirinya melalui beberapa sifat dalam “COMFORT ZONE”.

Confident -  Originality – Modesty – Focus – Oneness – Result – Trust

Zealous – Opportunity – Nationalism – Endurance – Servant

Pribadi author sendiri, dari beberapa sifat yang ada di “COMFORT ZONE” yang paling author suka adalah Nationalism yaitu Nasionalisme. Entah kenapa karena yang terbayang oleh author seperti sikap yang menyuluruh diantara sikap yang lain, yang mana kita sering kenal bersamaan dengan sifat patriotisme. Nasionalisme yang dihadirkan oleh buku ini mengaitkan tokoh nasional indonesia yaitu presiden Soekarno. Mengapa demikian? Soekarno adalah pemimpin negara indonesia, ia berjuang tanpa patah semangat untuk negara indonesia ini, jadi kata apa yang pantas untuk menggambarkannya selain Nasionalisme tinggi yang ia punya. Kehidupannya tidak mudah dijalani, itulah kenapa author sangat tertarik dengan sifat kepemimpinan yang satu ini.

Maka sebagai generasi penggerak, ayo kita wujudkan segala mimpi, belajar untuk keluar dari zona nyaman hingga menemukan jati diri kita yang sebenarnya, kilas balik dalam review ini maafkan author yang hanya bisa menjelaskan seadanya, nanti author akan review buku-buku yang selanjutnya.

Jika kalian tertarik untuk membaca buku ini, kalian bisa download Ipusnas.com di playstore atau IOSApp lainnya.

Athor sangat mengharap apresiasi dan komentar dari kalian. Sampai jumpa di minggu selanjutnya dahhhhh......






Senin, 09 Oktober 2017

Tantangan Informasi di Era globalisasi : Review Book


Via IPusnas

Seiring perkembangan zaman, kita dituntut supaya bisa menyikapi secara bijak peluang & dampak pesatnya arus informasi , nah jawabannya ada pada buku “INFORMATICS CHALLENGES” karangan R. Sandy Bachtiar, S Kom tahun 2011. Kalian mesti baca buku ini dijamin informasi sekaligus pengetahuan kalian akan bertambah, percaya atau tidak kita akan dibawa dalam menjelajahi dunia informasi.

Dibelantara dunia ini tidak akan pernah tertinggal akan sebuah kalimat “INFORMASI”. Kata ini adalah sebuah hal yang tidak akan asing lagi di telinga kalian, namun perlu kalian ketahui bagaimana mengenal sebuah infomasi secara mendalam dari mulai dasar hingga tingkatan dewa. Hidup didunia ini tentu mengalami sebuah evolusi atau yang disebut perubahan, bagaimana informasi ini bisa sampai ditangan kita yang dimulai sejak adanya manusia purba yang saya kurang tau bagaimana kebenaran aslinya dari Teori Darwin itu, tapi disini kita tidak akan mengulas mengenai Teori Darwin, jadi buang focus kalian daari topic itu. Kembali lagi, maksud dari evolusi disini hidup itu berkembang sesuai zaman, dimulai dari zaman kemerdekaan, zaman orde lama, zaman orde baru hingga zaman reformasi, tapi kalian tahu? Zaman reformasi masih dimaknai dengan luas yaitu zaman informasi. Yap, dizaman sekarang ini kita sebut sebagai Era Informasi.

Lalu apa Informasi itu?  “adalah serangkaian pengolahan data-data akurat atau pun tidak , yang terfungsikan oleh sebagian pengguna (user)”, jadi dapat disimpulkan bahwa informasi mendasar berasal dari sebuah data-data yang terkumpul yang diolah sedemikian rupa hingga menjadi suatu berita atau kabar tertentu. Kalian tahu? Informasi yang didapat pada zaman sekarang sangatlah mudah yaitu kita mengenal dengan yang namanya INTERNET, sehingga informasi apapun dapat terekspos secara cepat dan mudah, sehingga tentu ini menimbulkan sedikit kerisauan pada pihak media cetak yang harus berjuang untuk tetap eksis dan mempertahankan iklan yang ada di media cetak tersebut.

Dan dalam setiap hal tentu kita harus mengingat akan suatu hal dimana ada sisi postif yang didapat pasti memiliki sisi negatifnya juga, sehingga informasi yang terasa memudahkan tentu bisa menjadi sebuah tantangan tersendiri dalam menghadapinya. Dalam hal ini berhubungan dengan dunia pendidikan yaitu melihat generasi penerus bangsa akan memiliki kompeten yang unggul ataupun tidak hal ini berpengaruh pada kurikulum yang ada, mengapa begitu? Apabila setiap guru lebih menekankan pada aspek penghafalan tentu murid bisa jenuh dalam belajar, yang seharusnya mereka bisa mengemabangkan bakat-bakat mereka disekolah dengan public speaking ataupun debat antar siswa untuk saling berargumen mengeluarkan pendapatnya masing-masing dengan masih diselingi oleh minat dan bakat siswa tentu belajar akan menjadi hal yang menyenangkan, hal ini tentu harus dipertimbangkan oleh pemerintah setempat dimana di Era Informasi ini seharusnya kita sama-sama mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas, sehingga pola pikir bangsa ini bisa kita mindset sedikit untuk menuju pembaruan.

Intinya setiap tantangan harus terus dihadapi bukan hanya untuk diresapi. Karena perjalanan sejuta mil berawal dari satu langkah kecil, kita tidak akan pernah bisa sampai garis finish jika kita tidak melewati garis start ____”Kutipan”
Bahkan pencipta Search Engine sendiri seperti “Google” bukanlah hal yang mudah namun melalui proses panjang terlebih dahulu untuk melewati tantangan dalam menciptakan informasi.

Karena sesungguhnya hambatan tidak hanya ada pada penciptanya namun kita sebagai netters pun menghadapi hal yang sama.
Siapkan dirimu untuk masa depan menuju pembaruan yang akan membawa kita untuk terus berevolusi menuju tekhnologi.